Candi 1000
Memang kita cuma menatap saja dari jalanan tetirah candi 1000. Ia
barangkali sudah berlumut di sela-sela batu-batu yang tergolek
kelelahan menatap warga kmpkreguler2004 yang gelisah karena mau
berpisah. "Mbok ya o kayak saya ini, meski kian berumur tetap saja jadi
saksi sejarah, dan setia di tempat semula meski jaman deras berubah",
kata sebuah batu yang nyaris retak dibakar mentari saban hari. Tetapi
apakah sebuah kesetiaan masih juga layak diperbincangkan, sementara
sikap berebut dan saling menyikut kawan menjadi tuntutan jaman?
Barangkali kesetiaan adalah sebuah kesepian yang panjang. Barangkali..
Comment(s) »
» Leave a comment
- Your E-mail address is never displayed. If you enter it, it will only be visible to the blog author
- Since there already are comments to this post, your eventual comment might trigger a notification e-mail to the persons that commented before you.
- The line and paragraph breaks automatically
Masih bolehkah aku berharap kita bisa jalan bareng lagi?
Comment by Arsanti— 2005/04/28 @ 05:49 PM — (Reply)
jangan cuman berharap bu santi jangan lupa juga berdoa, dikabulkan deh.
kita2 siap kok...
Comment by arif.R— 2005/05/03 @ 05:09 AM — (Reply)
kita rencanakan pada semester III piknik ke bandung................nanti saya tanyakan ongkos dan akomodasinya pada kirana, kalau teman2 setuju nanti kita bikin kepanitiaan lagi..........................kuangen banget
Comment by toto— 2005/05/10 @ 07:33 PM — (Reply)
Setuju pak toto... Saya siap membantu sampai titik keringat penghabisan
Comment by Arsanti— 2005/05/13 @ 07:54 PM — (Reply)
Comment by — 2005/07/30 @ 04:44 AM — (Reply)
mas jangan lupa udang kelas di saya masih 150-an ribu, buat tambah ongkos ke bandung ya
he he
he
he
Comment by eki— 2005/08/21 @ 09:30 PM — (Reply)