Kejujuran ODHA
saat matahari menampakan kuasanya,
secercah senyum tersungging menyambut mentari,
dari tiga sahabat baruku,
mereka adalah manusia yang hampir terbuang dari komunitas kemanusiaan itu sendiri.
mereka adalah sosok manusia tegar,
yang mampu mengakui eksistensi diri,
tanpa merasa harus terkucilkan,
tanpa merasa harsu terbuang,
tanpa merasa harus tercabut dalam akar kemanusiaan mereka..
berbagai cerita terbingkai indah dalam kebersamaan singkat,
awal mula kehidupan sulit terurai indah,
dalam cerita hidup ketiganya,
ada duka dalam senyumnya,tapi duka itu mampu tertepis dengan niat suci mereka..
ada harapan dalam tatap mereka,
agar tak ada lagi orang2 yang disingkirkan karena virus itu.,...
karena ODHA adalah juga manusia...
secercah senyum tersungging menyambut mentari,
dari tiga sahabat baruku,
mereka adalah manusia yang hampir terbuang dari komunitas kemanusiaan itu sendiri.
mereka adalah sosok manusia tegar,
yang mampu mengakui eksistensi diri,
tanpa merasa harus terkucilkan,
tanpa merasa harsu terbuang,
tanpa merasa harus tercabut dalam akar kemanusiaan mereka..
berbagai cerita terbingkai indah dalam kebersamaan singkat,
awal mula kehidupan sulit terurai indah,
dalam cerita hidup ketiganya,
ada duka dalam senyumnya,tapi duka itu mampu tertepis dengan niat suci mereka..
ada harapan dalam tatap mereka,
agar tak ada lagi orang2 yang disingkirkan karena virus itu.,...
karena ODHA adalah juga manusia...
Comment(s) »
» Leave a comment
- Your E-mail address is never displayed. If you enter it, it will only be visible to the blog author
- Since there already are comments to this post, your eventual comment might trigger a notification e-mail to the persons that commented before you.
- The line and paragraph breaks automatically
Buat mas Nahar...
Salut atas perhatianmu terhadap ODHA. Selamat berjuang bersama teman-teman barumu. Tapi jangan lupa, tetap berjuang, maju terus pantang mundur, dan tetap setia dengan teman lamamu... si Thesis... yang telah lama menantikan sentuhanmu
Comment by Arsanti— 2005/05/13 @ 08:43 PM — (Reply)
makasih buat mbak santi yang selalu merhatiin teman2nya dan selalu ngingetin kalo ada teman yang lupa ato pura lupa.....
si thesis terang aja selalau diingat apalagi teman2 lama hehehehe
Comment by nahar— 2005/05/16 @ 12:24 AM — (Reply)
ODHA juga manusia .... rizal salut banget dengan mereka yang berjuang hidup dengan AIDS. sungguh luar biasa dan rizal kagum kepada mereka. hidup hanya sekali so gunakan sisa hidup kita dengan hal yang lebih baik. terus berjuang mas. doa rizal untuk semua odha semoga diberikan kekuatan untuk menghadapi semuanya. amien
Comment by rizal— 2006/01/31 @ 02:57 PM — (Reply)