KMPK REGULER 2004 IKM UGM

Ajang bercengkerama, tukar-pikir, kangen-kangenan, sesekali gosip boleh juga asal tak keblabasan, asal memperkompak keluarga besar kmpk reguler 2004.

2005/5/15

Di kotamu Aku Termangu

@ 07:46 PM (54 months, 16 days ago)

Di bawah kotamu, konon, minyak berlimpah. Namun, di suatu siang di saat matahari sepenggalah mataku terpana: Inikah negeri yang kaya yang membiarkan warganya, barangkali kerabat dan handai tolanmu, mengais minyak tanah mengantri berkeringat meresah, sementara sang kepala daerah berkereta Mercedes nan mewah? Apalah arti kekayaan bila ia tidak menetes ke masyarakat bawah? Apalah arti kemewahan bila ia terus menggulirkan keresahan bukan ketentraman? Apalah arti subsidi bila ia terus menjadi parodi?

Di atas kotamu aku melihat orang-orang nanar membaca aksara. Padahal separuh lebih masyarakatmu buta aksara, itu kata sang kepala. Di tengah hiruk pikuk orang berebut duduk di kursi empuk, di Bengkalis, Inhu, Dumai,  Siak dan Kampar yang tak bertuan --konon bupatinya lagi disekolahkan-- , adakah mereka bicara dengan pendukungnya melalui ribuan aksara yang dapat dieja dan dihuni makna? Tak ada sekolah gratis di sini, meski ini negeri kaya. Tak seperti Jembrana di Bali sana, meski negeri miskin tetapi punya tekad mulia

Tak bakal lama aku di kotamu. Kabar menyeruak di telingaku, sebentar lagi ribuan wargamu menebarkan bau tak sedap karena tak lagi ada air mengalir ke ledingmu. Sebesar itukah Tirta Siak berhutang kepada PLNmu? Delapan ratus juta perak, oi, seharga Volvo yang nongkrong dan berselimut di halaman kantor DPRDmu. Karena ngemplang maka aliran listrikmu kupadamkan.

Adakah minyak yang meruah siap menyiram sekujur tubuhmu. Dan api telah kau sulut di tangan kirimu?

Pekanbaru, 10 Mei 2005

Comment(s) »

  1. Loly.. oh.. Loly... Beginikah wajah kotamu.. Yang setiap saat kau banggakan selalu...

    Comment by Arsanti— 2005/05/16 @ 03:17 AM — (Reply)

  2. mbak loly semoga bisa menjadi penggerak tokoh penting di sana agar perhatian kepada nasib rakyat kelas bawah.

    aku bersedia bantu apapun dari yogya sini jika mbak ingin ngomong dengan data, terkait data "evidence base" yang bisa tak keluarkan data mbak disana

    selamat berjuang mbak loly he he

    salam
    eki

    Comment by eki— 2005/05/25 @ 07:24 AM — (Reply)

  3. Loly said : "Minyak melimpah ruah di kotaku nan gerah. Sementara para kepala daerah mengelus mercedes mewah, masyarakat bawah gundah dan resah, tak kebagian minyak tanah. Loly terperangah dan mendesah EMANG GUE PIKIRIN"

    Comment by arsanti— 2005/05/28 @ 05:33 AM — (Reply)

» Leave a comment


:mrgreen: :neutral: :twisted: :arrow: :shock: :smile: :???: :cool: :evil: :grin: :idea: :oops: :razz: :roll: :wink: :cry: :eek: :lol: :mad: :sad: :!: :?:

Preview:

You say:

To prevent spam, please type in the exact word you see in this image: CAPTCHA
To refresh the image, click here. Otherwise, contact us.

  • Your E-mail address is never displayed. If you enter it, it will only be visible to the blog author
  • Since there already are comments to this post, your eventual comment might trigger a notification e-mail to the persons that commented before you.
  • The line and paragraph breaks automatically